Berita Terbaru :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan

Suatu perbuatan dinilai dari niatnya, bukan dari apa saja yang terlihat

Penulis : Unknown on Selasa, 19 Februari 2013 | 16.44

Selasa, 19 Februari 2013


Jerry Dogomo/foto by:dokument
KBMM - Terkadang kita sering berpikiran buruk terhadap orang, yang mana orang tersebut mengerjakan sesuatu yang kita anggap buruk. Terkadang kita menjadi sinis dan marah dalam memperhatikannya. Namun, benarkah itu suatu hal yang buruk ? Padahal buruk-baiknya hanya diri kitalah yang menentukannya, tanpa kita tanyakan diskusikan dulu pada orang tersebut. Hal yang tidak adil bukan ?

Karena itulah, baik dan buruk itu sebenarnya ditentukan oleh niat. Bagaimana tidak, terkadang niat buruk bisa dilakukan dengan tindakan yang baik bukan ?. Misalkan ketika ada seorang yang menjadi pemimpin di suatu daerah. Ia bersikap baik pada masyarakatnya. Padahal, itu dilakukan semata-mata hanya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Di balik itu semua, ia ternyata menghianati masyarakat dengan mengkorupsi uang misalnya, dan lain lain. Niat buruk, tapi terlihat sebagai perbuatan mulia kan ? Atau sebaliknya, ketika ada kerja bakti, kita melihat ada orang yang malah duduk santai sambil minum. Kita katakan orang tersebut salah, karena tidak bekerja. Padahal, di luar sepengetahuan kita, dia sudah bekerja dari pagi-pagi sekali, sebelum kita datang. Wajar dia beristirahat saat itu.
komentar | |

ENAIMO KABO Bukanlah sekedar nama Rekayasa dan Animasi

Donatus B Mote/foto by: dokument
KBMM - Realita kehidupan kelompok “Enaimo kabo” di tanah rantauan bukan hanya sekedar rekayasa namun menjadi kenyataan sesuai dengan NAMA kelompok ENAIMO KABO(adanya persatuan dan kesatuan dalam kelompok Enaimo Kabo, kata ENAIMO KABO adalah nama sangat luas artinya apabila diterjemahkan dan diuraikan dalam bahasa MEE . Enaimo artinya bersama-sama, Kabo artinya pondasi/dasar, jadi secara harfiah ENAIMO KABO adalah berjuan bersama dalam pondasi yang kuat oleh kelompok enaimo kabo untuk mewujudkan Impiannya. Kata pondasi yang dimaksudkan disini adalah: yang menjadi dasar dalam kehidupan manusia seperti AGAMA, ADAT BUDAYA dan PERSATUAN DAN KESATUAN dalam kelompoknya.

Setiap pribadi manusia mempunyai keinginan untuk bersatu dalam kehidupan yang sangat akrab hubungannya dalam hal kehidupan sehari-hari pada khususnya dan berbangsa dan bernegara pada umumnya. Akan tetapi sebuah keinginan ini menjadi mimpi disiang hari, keinginan tersebut itu hanya tumbuh dalam diri manusia dan mati bersama diri manusianya sendiri. Pada zaman modern ini semua orang pintar untuk berbicara dan berpikir yang cerdik , namun sayangnya dengan kepintaran dan kecerdikkan hanya membawah manusia untuk KEGOISAN dan kesombongan diri bahkan hancurnya persatuan dan kesatuan dalam mencapai impiannya maupun harapannya. Tentu saja orang yang pintar sangat cerdik pembicaraannya, dengan seorang diri saja tidak mampu mengangkat batu besar dan memindahkan ketempat lain, pasti butuh bantuan atau butuh tenaga yaitu membutuhkan orang lain untuk menyelesaikan kegiatan tersebut.( kata Agus Dogomo seorang atau sosok Ketua FKPMKP, sejak terpilih sebagai ketua FKPMKP, ia sempat mengatakan bahwa saya tidak mampu untuk mengangkat batu besar untuk memindahkan ketempat lain) kata Agus ini memang muda diucapkan oleh setiap manusia akan tetapi pada pelaksanaannya membutuhkan proses yang sangat lama untuk mewujudnyatakan.
komentar | |
 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. MERAIH MIMPI . All Rights Reserved.
Design Template by MAKEWAPA | Support by MERAIH MIMPI | Powered by Blogger